top of page

Taklik Talak Golongan Maria

Taklik talak dalam buku nikah pada mulanya tak digubris. Sempat dituduh hendak mengubah hukum Islam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Maria Ullfah (kiri) dalam seminar tentang Undang-Undang Perkawinan. (Dok. Keluarga Maria Ullfah).

12 Agu
7 menit membaca

SLAMET Soetikno, Menteri Keuangan Kabinet Ali Sastroamidjojo heran apa perlunya ada kalimat “tidak berpoligami” tertera pada surat nikah putrinya. Dia lantas bertanya kepada pihak besan. Sekadar minta penjelasan. “Waktu itu ayah saya pun heran kenapa perlunya ada kalimat itu. Dari pihak suami saya jawab bahwa itu yang atur Ibu Ietje,” kata Supartiwi Soetikno.


Supartiwi binti Slamet Soetikno dinikahi Darmawan Wiroreno, anak angkat Maria Ullfah pada 1 Juli 1959. Mereka berkenalan di Amerika Serikat. Darmawan kuliah sementara Supartiwi turut ayahnya yang sedang bertugas di kantor pusat IMF, Washington DC, setelah tak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Maria yang meminta agar kalimat larangan berpoligami tercantum di dalam surat nikah anaknya. “Itu karena ibu Ietje yang minta, makanya ada kalimat itu,” kata Darmawan.


Ada juga kisah lain. Saat anak dr. Seno Sastroamidjojo, kakak Ali Sastroamidjojo, menikah, pengantin sepakat untuk mencantumkan enam butir taklik talak di dalam surat nikah mereka. Penghulu pun tak bisa menolaknya. Penghulu itu kemudian menyatakan bahwa dr. Seno Sastroamidjojo termasuk “golongan Maria Ullfah”.

        Ingin membaca lebih lanjut?

        Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

        bg-gray.jpg
        Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
        bg-gray.jpg
        Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
        bg-gray.jpg
        Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
        bg-gray.jpg
        Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
        transparant.png
        bottom of page