top of page

Menteri Sosial Banyak Urusan

Maria Ullfah menjadi menteri perempuan pertama dalam sejarah Indonesia. Mengurus diplomasi, buruh, sampai bedak dan gincu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Menteri Sosial Maria Ullfah berpidato dalam sidang Kabinet Sjahrir II. (Arsip Nasional RI).

11 Agu
10 menit membaca

SEBUAH flm dokumenter hitam putih dengan latar lagu Bangun Pemudi Pemuda terunggah di laman Youtube. Dokumenter berdurasi tiga menit lebih itu menampilkan wajah para menteri Kabinet Sjahrir II yang baru saja dilantik. Di antara mereka terdapat sesosok perempuan satu-satunya. Dia Maria Ullfah. Pada usia 35 tahun dipercaya menduduki posisi Menteri Sosial.


Sebelum mendapat tawaran jadi Menteri Sosial, Maria ditawari jadi Menteri Tanpa Portofolio, sebuah jabatan menteri non-departemen. Sjahrir butuh menteri perempuan untuk membuktikan kepada pihak Sekutu bahwa pemerintah Republik Indonesia bukan sokongan fasis Jepang, melainkan dibangun berdasarkan demokrasi yang berpijak pada kesetaraan. Sjahrir melihat Maria sebagai orang yang tepat untuk turut duduk di kabinet. Namun Sjahrir mengubah pikirannya dan meminang Maria duduk sebagai Menteri Sosial, bukan tanpa portofolio. “Saya agak ragu menerima tawaran itu. Tadinya kan cuma jadi Menteri Tanpa Portofolio,” kata Maria.


Maria juga melihat masih ada tokoh perempuan lain yang lebih senior darinya, yakni S.K. Trimurti. “Seorang pejuang kebangsaan yang gigih dan berkali-kali dipenjara di masa penjajahan Belanda,” kata Maria. Merasa belum siap jadi menteri, Maria menolak tawaran Sjahrir dengan alasan belum berpengalaman. Mendengar penolakan itu, Sjahrir menjawab, “Saya pun tak pernah belajar jadi Perdana Menteri.”

    Ingin membaca lebih lanjut?

    Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

    bg-gray.jpg
    Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
    bg-gray.jpg
    Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
    bg-gray.jpg
    Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
    bg-gray.jpg
    Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
    transparant.png
    bottom of page