top of page

Kabinet Bayangan Tan Malaka

Para simpatisan Tan Malaka bikin Sukarno naik pitam soal kabinet alternatif.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang seolah dibayang-bayangi para oposannya (Tazkya Wibowo/Historia.ID)

10 Agu
5 menit membaca

KOALISI Masyarakat Sipil membentuk kabinet bayangan pada 27 Juli 2026 lantaran resah dengan lemahnya mekanisme check and balance terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kabinet bayangan itu dibentuk Koalisi Masyarakat Sipil juga untuk alternatif pendidikan publik tentang sistem ketatanegaraan. Konsepnya zakenkabinet, kabinet yang pos-pos menterinya diisi sosok yang sesuai secara keahlian.


Dalam sejarah, kabinet bayangan memang lazim eksis di negara-negara dengan sistem pemerintahan parlementer. Namun, para aktivis sekarang melihat ada gejala percampuran antara sistem presidensial dan parlementer.


Kabinet bayangan itu diisi oleh antara lain pakar hukum tata negara Feri Amsari sebagai menteri sekretaris negara, ekonom Media Wahyudi Askar sebagai menteri perekonomian, pakar hubungan internasional Shofwan al-Banna mengisi pos menteri luar negeri, pakar hukum ketenagakerjaan Nabiyla Risfa Izzati sebagai menteri Sosial dan Layanan Dasar, aktivis kesehatan masyarakat Irma Hidayana menempati menteri kesehatan, pengajar dan aktivis pendidikan Iman Zanatul Haeri sebagai menteri Pendidikan dan Kebudayaan, pakar hukum Yance Arizona menduduki posisi menteri Hukum dan Kebijakan Negara, ekonom-analis kebijakan publik Bhima Yudhistira Adhinegara sebagai menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran, dan peneliti studi pertahanan Curie Maharani Savitri di pos Menteri Pertahanan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page