top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Glorious Days of a Dutch Shipping Company

A Dutch shipping company took control of the shipping networks in Nusantara. KPM played a role in establishing the colonial state.

18 Feb 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

KPM MS Ruys ship. (Evert Sikkemar).

THE LIGHTS in the house on Jalan Pegangsaan Timur No. 56 were fully lit on the night of December 2, 1957. Over a cloud of cigarette smoke, the leaders of the Functional Group argued about the plan to nationalize all Dutch companies in Indonesia. The order to confiscate Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM), a Dutch-owned shipping company, was ready to be signed by all those present. However, the meeting was deadlocked. Through its representative, the cabinet didn't support the move.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page