- 6 Feb
- 3 menit membaca
Diperbarui: 7 hari yang lalu
KARL BENZ, seorang insinyur otomotif Jerman, merampungkan mobil roda tiga rancangannya. Pada 29 Januari 1886, Karl mengajukan permohonan hak paten atas mobil bernama Benz Patent-Motorwagen itu. Namun, Karl tak percaya kendaraannya siap untuk melaju jarak jauh di jalan raya. Hanya ada seorang wanita yang percaya padanya. Orang itu adalah Bertha, istri Karl Benz. Seperti suaminya, Bertha juga ahli mesin dan otomotif.
Tanpa sepengetahuan Karl, pada Agustus 1888, Bertha suatu hari membawa kendaraan buatan suaminya Benz Patent-Motorwagen Number 3. Bertha membawa kedua anaknya, Eugene dan Richard sebagai penumpang. Saat itu tak ada orang yang percaya ada mobil bisa menempuh perjalanan di jalan raya. Begitu pula seorang wanita di balik kemudi. Di tengah jalan, mobil mogok. Katup tersumbat. Sistem pengapian gagal berfungsi. Namun, Bertha pantang menyerah.
Di sebuah apotek di Wiesloch, Bertha membeli 10 liter minyak ligroin dan meraciknya menjadi bensin. Manjur. Mesin mobil kembali menyala. Bertha berhasil menyelesaikan perjalanan sejauh 106 kilo meter dari Mannheim ke rumah orang tuanya di Pforzheim. Itu adalah perjalanan jarak jauh dengan mobil yang pertama di dunia. Apotek tempat Bertha membeli ligroin menjadi stasiun pengisian bahan bakar pertama di dunia. Bertha kemudian memperkenalkan penemuan suaminya dan merevolusi industri otomotif di dunia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















