top of page

Orang-orang Terkenal Asal Kota Kelahiran ALS

Kotanopan, kota kecamatan di Mandailing Natal ini penghasil orang-orang top. Ada jenderal, politisi, pengacara, hingga tokoh pergerakan nasional.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 26 Jan
  • 2 menit membaca

DATANGLAH seorang pengamat sosial dari luar Sumatra Utara ke daerah Kotanopan di Kabupaten Mandailing Natal (disingkat Madina), Sumatra Utara. Setelah mengamati beberapa orang Mandailing yang berhasil dalam karier mereka, pengamat itu pun mencari tahu apa makanan orang di sana. Didapatinya, ternyata ubi tumbuk adalah makanan orang di sana. Sayur daun singkong berkuah ini adalah salah satu menu makanan orang Mandailing yang sudah terkenal. Namun rupanya makanan bukan kunci kesuksesan, namun ada faktor lain.

 

“Kesimpulannya bukan tergantung makanan,” kata Mihron Parinduri, warga Kecamatan Kotanopan. “Keadaan ekonomi di tempat ini memang di bawah garis, jadi semua berjuang,” sambungnya mengenai alasan mengapa pemuda-pemuda terpelajar setempat setelah lulus SD akan merantau ke luar daerah seperti Siantar atau Bukittinggi.

 

Sejak zaman Hindia Belanda, di Kotanopan sudah terdapat Hollandsche Inlandsch School (HIS), yang gedungnya kini menjadi SDN 1 Kotanopan. Sekolah dasar berbahasa Belanda tujuh tahun ini diperuntukkan bagi anak-anak pribumi dari kalangan orang terpandang.

 

“HIS itu sekolah ningrat,” kisah Elida Lubis yang leluhurnya berasal dari Kotanopan.



HIS Kotanopan hanya bisa dimasuki orang-orang terpandang. Anak pedagang, asalkan terpandang, bisa bersekolah di sana.

 

Di antara jebolan HIS Kotanopan adalah jurnalis sekaligus politisi Masyumi Mohammad Yunan Nasution (1913-1996),  Hakim Agung Bismar Siregar (1928-2012), dan Jenderal Abdul Haris Nasution (1918-2000) yang dua kali menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS). Sementara, guru HIS Kotanopan yang terkenal adalah Todung Sutan Gunung Mulia Harahap (1896-1966) yang pernah menjadi menteri pendidikan.

 

Adam Malik Batubara, wakil presiden RI ketiga, meski tak bersekolah di HIS Kotanopan, berasal dari Kotanopan pula. Desa asal Adam Malik adalah Huta Pungkut Julu, dekat dari Huta Pungkut Jae yang desa asal AH Nasution. Keduanya orang Huta Pungkut, yang jaraknya dengan Kotanopan sekitar 6 km.

 

Selain keduanya, ada tiga orang pergerakan nasional asal Mandailing yang juga berasal dari Huta Pungkut. Menurut Basyral Hamidy Harahap dan Hotman Siahaan dalam Orientasi nilai-nilai budaya Batak, ketiganya adalah Buyung Siregar, Muhidin Nasution, dan Abu Kasim Dalimunte. Ketiganya pernah dibuang ke Boven Digoel, Papua oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda.



Di jalan masuk ke Huta Pungkut dari poros antara Padang Sidempuan (Sumatra Utara) dan Padang (Sumatra Barat), terdapat tempat bernama Pamutaran. Di situlah mobil-mobil besar biasa berputar, termasuk milik maskapai bus terkenal Antar Lintas Sumatra (ALS). Maskapai bus ini didirikan di Kotanopan.

 

ALS berdiri berdasar Akte Notaris Pendirian nomor 50 tanggal 29 September 1966 dan awalnya bernama PT Pengangkutan dan Industri Antar Lintas Sumatera. Beberapa orang kaya memodali perusahaan ini dengan membeli dua unit bus Chevrolet C-50. Operasionalnya berawal dari Sumatra, kemudian Jawa.

 

Di antara orang kaya pemodalnya itu adalah Haji Sati Lubis. Ia berasal dari Butong. Ketika muda di zaman Hindia Belanda, dirinya pernah bekerja di perusahaan minyak Bataafsch Petroleum Maatschappij (BPM). Setelah mendirikan ALS, Sati Lubis menjadi direktur ALS.

 

“Dia orang yang sangat memperhatikan orang kecil. Ketika menjadi pegawai minyak BPM dia dekat dengan para buruh,” kata Todung Mulya Lubis, pengacara kondang dan salah satu putra Haji Sati Lubis, dalam Dari Kediktatoran Sampai Miss Saigon.*


 

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebagai lulusan sekolah guru, Sudiro menghabiskan masa mudanya dengan menjadi guru sekaligus aktivis pergerakan nasional.
bg-gray.jpg
Selain jago catur, Sudiro muda mengisi hari-harinya semasa sekolah dengan aktif dalam pergerakan Jong Java dan kepanduan.
bg-gray.jpg
Kelahirannya disambut gembira oleh kakeknya sebagai cucu pertama. Diberinya nama Sudiro yang berarti berani. Selamat dari wabah Flu Spanyol.
bg-gray.jpg
Jejak pertama Maria Ullfah di Batavia. Membawanya masuk ke gelanggang pergerakan nasional.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
Pada masa senjanya NH Dini mengalami beberapa penurunan kesehatan. Namun ia tetap bangkit bahkan mendirikan pondok bacaan dengan bantuan teman-teman. Di akhir masa hidupnya NH Dini bahkan memenerima banyak sekali penghargaan yang membanggakan.
Pada masa senjanya NH Dini mengalami beberapa penurunan kesehatan. Namun ia tetap bangkit bahkan mendirikan pondok bacaan dengan bantuan teman-teman. Di akhir masa hidupnya NH Dini bahkan memenerima banyak sekali penghargaan yang membanggakan.
Pernikahan NH Dini dengan Yves Coffin seorang Diplomat Prancis membawanya mengembara ke berbagai negara. Dengan memiliki 2 anak tidak membuat kehidupan rumah tangganya mudah, namun sang sastrawan tetap menjadi jati dirinya.
Pernikahan NH Dini dengan Yves Coffin seorang Diplomat Prancis membawanya mengembara ke berbagai negara. Dengan memiliki 2 anak tidak membuat kehidupan rumah tangganya mudah, namun sang sastrawan tetap menjadi jati dirinya.
transparant.png
bottom of page