top of page

Transportasi Publik Buat Angkut Mayat

Jasa sewa mobil jenazah bisa jadi barang mahal bagi mereka yang dilanda duka tapi tak punya dana. Dulu orang terpaksa pakai bis kota sekarang ojek online.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Petugas mobil jenazah memakamkan jenazah. Sumber: Wiki.

24 Jun 2024
3 menit membaca

ORANG yang meninggal di rumahsakit lazimnya diantar dengan mobil jenazah atau ambulans ke rumah duka untuk disemayamkan. Namun, pemandangan memilukan hati berseliweran di media sosial sepekan lalu. Seorang kakek di Makassar membawa jenazah cucunya yang baru lahir dengan jasa ojek online. Cucunya meninggal lantaran mengalami gangguan pernapasan setelah proses persalinan.


Sang kakek yang diketahui bernama Arsyad itu membawa jenazah cucunya dari RS Tajuddin Chalid Makassar ke tempat keluarga yang berada di Kabupaten Pangkep. Lantaran tak punya cukup uang untuk sewa mobil jenazah sebesar Rp800.000, kakek Arsyad bersama jenazah cucunya diantar pakai ojek online. Perjalanan itu memamakan jarak sejauh 53 km dan harus menyeberang pulau.


“Pihak keluarga tidak mampu tapi pihak keluarga mau cepat karena mereka tinggal di pulau. Menurut petugas dia berinisiatif bertindak cepat untuk menawarkan bagaimana memesankan ojek online motor,” ujar Humas RSUP Tadjuddin Chalid, Yanti kepada detikSulsel, Sabtu (15/6).



Di atas boncengan motor ojek, kakek Arsyad menggendong jasad cucunya. Dalam video yang viral di media sosial itu, kakek Arsyad tampak tegar meski jelas terlihat raut sedih di wajahnya. Sementara itu, tukang ojek memacu motornya menuju tempat tujuan sambil merekam penumpangnya yang dilanda kedukaan itu. Wawan, si tukang ojek itu, dibayar dengan tarif Rp150.000. Tak banyak pembicaraan selama perjalanan. Peluh dan keluh kesah mereka larut dalam terpaan angin jalanan.


Meski miris, peristiwa yang dialami kakek Arsyad seolah jadi pola sejarah yang berulang bagi orang-orang kecil di Indonesia. Dalam beberapa tahun belakangan, kasus orang tak sanggup bayar ambulans agen sbobet atau mobil jenazah telah terjadi beberapa kali.


Pada 2017, seorang ibu di Lampung membawa jenazah bayinya pakai angkot lantaran tak mampu bayar sewa ambulans. Kasus paling banyak terjadi pada 2021, bertepatan dengan mewabahnya virus Corona. Banyak jenazah yang tak bisa diangkut pakai mobil jenazah. Kendaraan yang tidak difungsikan buat mengangkut jenazah terpaksa dipakai untuk melanjutkan proses pemakaman jenazah. Mulai dari mobil pikap, motor keranjang, motor roda tiga, hingga motor roda dua. Persoalannya lagi-lagi karena ketiadaan biaya.



Kasus paling awal setidaknya terjejaki pada tahun 1967. Kasusnya mirip seperti kakek Arsyad. Bedanya, ini orang tua yang kehilangan anak bayi mereka yang meninggal dunia, bukan kakek kehilangan cucu.


Pada hari Minggu, 30 Juli 1967, bus kota jurusan Lapangan Banteng-Kebayoran Baru berhenti di depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Naiklah dua orang penumpang. Satu di antaranya menggendong semacam bungkusan. Mereka hendak menuju ke Ciputat sehingga di Kebayoran nanti harus menyambung bus lagi.


Bangku-bangku dalam bus tampak terisi penuh penumpang. Karena membawa sesuatu dalam gendongan, kedua penumpang baru tadi permisi ingin minta tempat duduk. Orang-orang mulanya acuh tak acuh, sebagaimana biasanya kondisi dalam bus kota. Namun, hati beberapa penumpang kemudian tersentuh setelah mendapat penjelasan dari dua penumpang tersebut.


Menurut Harian Kami, para penumpang bus melowongkan kursi ketika mereka diberitahu isi gendongan tersebut adalah mayat. Di sela-sela perjalanan terjadi pembicaraan dengan kedua penumpang yang baru saja kehilangan bayinya itu.



“Kenapa ibu tidak bawa pakai ambulance?” tanya seorang penumpang.


“Mereka minta seribu limaratus sampai di Ciputat,” jawabnya dengan nada memelas.


Peristiwa itu cukup menjadi buah bibir. Setidaknya bagi para penumpang dalam bus kota. Mereka menyesalkan pihak RSCM yang dianggap kelewat kejam. Seorang anggota ABRI dari Batalion Kavaleri 7 bahkan tergugah hati untuk membuka dompetnya dan memberikan uang Rp 100 kepada dua orang penumpang yang kemalangan itu. Salah satu suratkabar ibukota memuat beritanya di sampul depan.


 “Mayat Bayi dalam bis kota. Ongkos ambulance mahal?” demikian diwartakan Harian Kami, 1 Agustus 1967.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Usaha mencari obat mujarab di negeri jajahan tak melulu berjalan mulus. Salah seorang ahli medis malah kena tipu.
Usaha mencari obat mujarab di negeri jajahan tak melulu berjalan mulus. Salah seorang ahli medis malah kena tipu.
Digagas wartawan dan diadaptasi dari turnamen di Amerika Latin, pamor Liga Champions justru hampir menyamai Piala Dunia.
Digagas wartawan dan diadaptasi dari turnamen di Amerika Latin, pamor Liga Champions justru hampir menyamai Piala Dunia.
Nama resminya Academy Award of Merit. Kenapa lebih populer disebut Piala Oscar?
Nama resminya Academy Award of Merit. Kenapa lebih populer disebut Piala Oscar?
 Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
transparant.png
bottom of page