top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Berpacu dengan Kuda

Menunggang kuda balap pernah jadi simbol kebangsawanan. Jeli melihat peluang, pebisnis menjadikannya uang. Pacuan kuda di Pulomas yang dibangun Ali Sadikin jadi tempat perjudian.

19 Des 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Gubernur Ali Sadikin (memakai kacamata) di pacuan kuda Pulomas, Jakarta, 1970-an.

Diperbarui: 5 Jan

BERSANDING dengan perumahan mewah, sebuah bangunan bertingkat dua tampak beda. Beratap asbes dan berpagar besi sederhana tanpa penutup fiberglass. Orang bisa melihat dengan bebas segala aktivitas penghuninya. Perbedaan lain, tanahnya lebih tinggi satu meter dari tanah sekitar. Kalau hujan deras turun, bangunan itu bebas banjir.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page