- 28 Nov 2022
- 14 menit membaca
Diperbarui: 14 Feb
MENJELANG Kongres Pemuda II, panitia menggelar sayembara. Isinya “menantang” para pemuda untuk menciptakan lagu kebangsaan. Pemenang akan tercatat sebagai pencipta lagu kebangsaan Indonesia. Berbagai surat kabar menyiarkan sayembara itu.
Berita sayembara sampai kepada Nahum Situmorang, pemuda dari Tapanuli. Usianya belum genap 20 tahun dan baru lulus dari Hollandsche Inlandsche Kweekschool (HIK) Goenoeng Sari di Lembang, Bandung.
Sekolah guru swasta ini memiliki jurusan seni suara dan musik, yang jadi minat Nahum. Ilmu musik yang ditimba di Kweekschool memungkinkannya menulis lagu dalam notasi musik Barat. Nahum tertarik ikut sayembara.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












