top of page

Cara Pria Asia Tenggara Kuno Memuaskan Pasangan

Laki-laki Asia Tenggara kuno menggunakan aksesoris pada penis untuk memuaskan pasangan meskipun menyakitkan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bola-bola penis. (Repro Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1650).

2 Mar 2017
1 menit membaca

Diperbarui: 25 Mei

ANTHONY REID, sejarawan ahli Asia Tenggara dari Australian National University, menunjukkan kebiasaan tak lazim masyarakat Asia Tenggara dalam berhubungan seksual.


Para pria biasanya menggunakan aksesoris pada penis untuk memuaskan pasangannya. Mereka melakukannya, sekalipun proses pembuatannya menyakitkan, demi sensasi seksual tiada tara.


Di Siam (kini, Thailand), pria yang menginjak usia 20 tahun mengiris penis dengan pisau halus lalu memasukan bola-bola atau lonceng kecil pada kulit lepas di sisi sekitar kepala penis.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page