- Randy Wirayudha

- 29 Nov 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 Jan
LANGIT gelap disertai hujan mengguyur kawasan Nieuwe Wijk, Yogyakarta pada Kamis, 27 Januari 1938, petang. Namun, hal itu tak mengurangi kemeriahan pembukaan Bijleveld-stadion (kini Stadion Kridosono). Selain dihadiri para petinggi sipil dan militer kolonial, hadir pula dalam pembukaan itu ketua Voetbalbond Djokja de Omstreken (VBDO) Mr. Engelkamp, Ketua Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) atau Persatuan Sepakbola Hindia Belanda Johannes Christoffel Jan Mastenbroek, dan Gubernur Yogyakarta Johannes Bijleveld. Tak ketinggalan, Sri Sultan Hamengkubuwono VIII (HB VIII) dan Paku Alam VIII juga turut menempati tribun utama.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












