top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Cerita dari Stadion Kridosono (Bagian I)

Nama “Kridosono” disematkan sebagai manifestasi harapan dalam olahraga. Berangsur-angsur lebih sering jadi venue konser-konser rock.

Oleh :
Historia
27 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Meski jadi yang tertua di Yogyakarta tetapi Stadion Kridosono tak termasuk bangunan cagar budaya. (Randy Wirayudha/Historia.ID).

Diperbarui: 4 Jan

ANEKA rupa coretan graffiti memenuhi sebagian besar temboknya. Ada plus-minusnya tentu, mengingat bangunannya pun sudah tak terawat dan di beberapa bagiannya berlumut. Begitulah tampak luar Stadion Kridosono, gelanggang sepakbola tertua di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Hubungan diplomatik Indonesia dan Belgia secara resmi sudah terjalin sejak 75 tahun silam. Namun, siapa nyana, kemerdekaan Belgia dari Belanda dipicu oleh Perang Jawa.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Prajurit Keraton Ikut PKI

Prajurit Keraton Ikut PKI

Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
bottom of page