- Randy Wirayudha

- 8 Jan 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 31 Des 2025
DERETAN toko berdinding hijau hampir menutupi sekujur bangunan asli sebuah stadion tua di Jalan Ki Mangunsarkoro, Kota Semarang. Gerbang masuknya menjorok ke dalam, menyempil di antara deretan toko tadi. Sebuah papan nama masih terpampang jelas sekaligus menegaskan siapa pemilik bangunan stadion itu: Stadion Diponegoro.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












