top of page

Dari Timbul Lahirlah Indonesia Raya

Proses kreatif penciptaan lagu kebangsaan Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Wage Rudolf Supratman dan notasi lengkap lagu Indonesia Raya menurut Panitia Lagu Kebangsaan Indonesia Raya tahun 1944. Foto: repro Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

  • 28 Okt 2017
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 9 Mar

PADA suatu sore, Wage Rudolf Supratman, wartawan suratkabar Sin Po, tersentak oleh artikel dalam majalah Timbul. Musababnya sebuah kalimat, “Alangkah baiknya kalau ada salah seorang dari pemuda Indonesia yang bisa menciptakan lagu kebangsaan Indonesia, sebab lain-lain bangsa semua telah memiliki lagu kebangsaannya masing-masing!”


Kalimat itu mengusik Supratman. Sepengetahuannya saat itu telah ada lagu Dari Barat Sampai ke Timur sebagai lagu kaum pergerakan. Tetapi, lagu itu belum mengesankan dan menggugah semangat berjuang. Dari situ muncul ide membikin lagu kebangsaan bukan sekadar lagu pergerakan.


Hingga suatu kali di pertengahan 1926, Supratman dikunjungi kakak iparnya, Oerip Kasansengari. Dia mendapat kawan diskusi yang menyenangkan. Selama seminggu keduanya banyak berdiskusi, umumnya soal politik. Termasuk tentang artikel majalah dan idenya tentang lagu kebangsaan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.
bg-gray.jpg
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
bg-gray.jpg
Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.
bg-gray.jpg
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Demi menggagalkan pendudukan Jepang di Singapura, sukarelawan Tionghoa rela mempertaruhkan nyawa. Perjuangannya tak diakui.
Demi menggagalkan pendudukan Jepang di Singapura, sukarelawan Tionghoa rela mempertaruhkan nyawa. Perjuangannya tak diakui.
Kegagalan demi kegagalan menjadi bagian dari sejarah perkembangan pesawat terbang.
Kegagalan demi kegagalan menjadi bagian dari sejarah perkembangan pesawat terbang.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Mengikuti jejak orangtuanya ke dunia seni, Coltrane dikenang dengan perannya sebagai Hagrid yang dicintai jutaan penggemar Harry Potter.
Mengikuti jejak orangtuanya ke dunia seni, Coltrane dikenang dengan perannya sebagai Hagrid yang dicintai jutaan penggemar Harry Potter.
transparant.png
bottom of page