- Hendri F. Isnaeni
- 26 Okt 2024
- 2 menit membaca
Diperbarui: 9 Jan
PT Sri Rejeki Isman Tbk. (Sritex) dan tiga anak perusahaannya (PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijay) adinyatakan pailit olehPengadilan Niaga Semarang pada 24 Oktober 2024. Perusahaan yang didirikan oleh Loo Kie Hian atau H.M. Lukminto ini berawal dariUD Sri Redjeki, kios di pasar Kleweryang berdagang tekstil sejak tahun 1966. Pada 1980, UD Sri Redjeki berubah menjadi PT Sritex yang berkantor pusat di Sukoharjo, Jawa Tengah. Melalui kerja keras Lukminto, Sritex akhirnya memiliki pabrik pertama yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 12 Maret 1992.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












