top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Dilarang Menyebut Hidung

Menerabas Konstitusi. Membekukan Parlemen. Menerapkan sensor, bahkan melarang kata “hidung”. Inilah kisah sultan Ottoman terakhir yang memegang kekuasaan absolut.

Oleh :
Historia
18 Apr 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Potret Sultan Abdulhamid II yang telah diberi warna. (Wikimedia Commons).

Diperbarui: 20 Nov 2025

NASIB Sultan Abdülhamid II seperti abu di atas tanggul. Ketika ia naik takhta, Kesultanan Ottoman berada di titik nadir dan kekuasaannya menyusut seiring demokratisasi. Maka, dengan beragam cara, Abdülhamid II berupaya menegakkan kembali kekuasaannya yang absolut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page