top of page

Dono Mahasiswa Kritis

Semasa mahasiswa di UI, Dono jadi asisten dosen. Aktif di pers kampus, kritis pada Orde Baru sampai ayahnya didatangi intel.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Dono ikut berdemonstrasi dalam aksi-aksi mahasiswa tahun 1970-an. (Dok. Andika Aria Sena).

24 Jul 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 18 Apr

ANDA mungkin masih ingat sepotong adegan film Warkop berjudul Dongkrak Antik produksi tahun 1982 berikut ini. Seorang lelaki paruh baya duduk di trotoar dekat kali. Dia mengenakan setelan serba hitam dan gelap: payung, kacamata, topi fedora, dan jas hujan. Sambil merapal mantra, dia melempar mangga ke segala arah.


Semua laku itu syarat dari dukun agar dia memperoleh jodoh dambaannya. Bukannya meraih jodoh, lelaki itu justru beroleh kesialan. Lemparan mangganya menyasar ke seorang pencari rongsokan. Karuan si pencari rongsokan marah dan ingin menghajarnya. Lelaki itu kabur. Kamera beralih ke adegan Dono, Kasino, dan Indro tertawa melihat itu.


Lelaki itu bernama Paulus (diperankan oleh Pietrajaya Burnama), bos perusahaan pariwisata tempat Dono, Kasino, dan Indro bekerja. Dia berpendidikan tinggi, tapi percaya dukun. Nama Paulus diambil dari nama sahabat Dono di jurusan Sosiologi Universitas Indonesia (UI), Paulus Wirutomo, sekarang menjadi guru besar Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
 Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
Wartawan lintas zaman yang tak pernah padam semangatnya. Tetap menulis sampai akhir hayat.
Wartawan lintas zaman yang tak pernah padam semangatnya. Tetap menulis sampai akhir hayat.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
Gus Dur telah memberikan teladan, tinggal kita yang meneruskan.
Gus Dur telah memberikan teladan, tinggal kita yang meneruskan.
transparant.png
bottom of page