top of page

Dulu Pernah Ada Kereta Api di Makassar

Kereta api yang diresmikan di Sulawesi Selatan bukanlah yang pertama. Kereta api sudah ada sejak zaman Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kereta api beroperasi kembali di Sulawesi Selatan. Kereta api pernah ada di zaman Belanda. (djkn.kemenkeu.go.id).

  • 4 Jul 2025
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 28 Apr

BEBERAPA tahun silam, kereta api rute Makassar–Parepare beroperasi. Banyak orang berpikir, ini adalah jalur kereta api pertama di Sulawesi Selatan. Padahal, di zaman kolonial Hindia Belanda sudah ada layanan kereta api antara Makassar dengan daerah-daerah sekitarnya. Layanan kereta api antara Makassar dengan Takalar dibuka pada 1 Juli 1923.

 

“Jalan rel tersebut yang panjangnya 47 km menghubungkan kota Ujungpandang (dulu namanya Makasar) dengan Takalar,” kata buku Sejarah Perkeretaapian Indonesia Volume 1.

 

Pembangunan jalur kereta api itu sudah menjadi pembicaraan sejak tahun 1918 dan 1919. De Locomotief, 28 November 1918, memberitakan, Volksraad (Dewan Rakyat) membicarakan anggaran belanja Modal untuk Kereta Api dan Trem Negara yang ditambah 600.000 gulden untuk pembangunan jalur Takalar-Maros sehingga pos ini menjadi 1.000.000 gulden. Het Vaderland, 12 April 1919, menyebut pembangunan jalur kereta api penghubung Takalar-Makassar-Maros adalah hal penting.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
transparant.png
bottom of page