- Amanda Rachmadita
- 29 Jul 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 27 Des 2025
DI masa Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat meyakini komunis memiliki obat atau teknik untuk mengendalikan pikiran manusia. Dugaan ini tidak dianggap sebagai hal konyol, mengingat Amerika dan negara-negara Komunis saling mengembangkan penelitian untuk menancapkan hegemoninya di berbagai negara.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












