top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Enamel dan Modernitas

Iklan enamel menandai persentuhan masyarakat Hindia dengan perdagangan global dan modernitas. Ia dirancang kental budaya lokal.

6 Mei 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Iklan enamel tembakau Shag. (Micha Rainer Pali/Historia.ID).

  • 6 Mei 2023
  • 4 menit membaca

SEORANG lelaki berpeci, berbaju koko dengan paduan kain sarung bermotif batik, tengah asyik menikmati sebatang rokok sembari berjongkok. Asap mengepul. Belum juga habis, tangannya yang menggenggam sebungkus tembakau dan sehelai kertas papir siap membuat lintingan rokok lagi. Di bawah ilustrasi gambar tersebut, tertera sebaris teks: “Warning Ingat-ingat!! Tjoema Tembaco Shag Tjap Boelan Bintang Njang Toelen.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page