top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Gemuruh Sejarah Panser Biru

Basis suporter fanatik PSIS yang tak semata ada di Semarang. Masih menanti masa kejayaan klub kesayangannya terulang.

31 Des 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Mural Panser Biru di Sekretariat DPP Panser Biru di Stadion Citarum. (Randy Wirayudha/Historia.ID).

Diperbarui: 31 Des 2025

CATATAN buruk PSIS di Liga 1 musim 2024-2025 pada periode “Boxing Day” berlanjut hingga bikin salah satu basis suporter fanatiknya, Panser Biru, prihatin. Usai keok 1-3 dari Malut United di kandang sendiri, Stadion Jatidiri, pada 22 Desember 2024, klub besutan Gilbert Agius asal Malta itu hanya memetik hasil imbang 0-0 kala bertandang ke Barito Putra di laga penutup akhir tahun, Minggu (29/12/2024). 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Hubungan diplomatik Indonesia dan Belgia secara resmi sudah terjalin sejak 75 tahun silam. Namun, siapa nyana, kemerdekaan Belgia dari Belanda dipicu oleh Perang Jawa.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Prajurit Keraton Ikut PKI

Prajurit Keraton Ikut PKI

Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
bottom of page