- 31 Jul 2017
- 3 menit membaca
Diperbarui: 10 Apr
SEJAK 22 Mei 1940, Jenderal Heinz Guderian, komandan Divisi Panser ke-10 Angkatan Darat (AD) Nazi-Jerman, gencar menguber ratusan ribu tentara Sekutu sampai ke Dunkirk di utara Prancis. Namun, Adolf Hitler mengeluarkan Halt Order alias perintah menahan serangan. Hitler melarang mesin-mesin perangnya terus menerobos ke pesisir Dunkirk untuk menghabisi sekira 300 ribu tentara Sekutu.
Menurut P.K. Ojong dalam Perang Eropa: Jilid I, keputusan Hitler itu bersifat politis. Hitler memerintahkan menahan serangan ke Dunkirk dan membiarkan Sekutu mengevakuasi ratusan ribu serdadunya ke Inggris, demi bisa berdamai dengan Inggris.
“Hitler menganggap bangsa Inggris sebangsa (sesama ras Germanic). Ini berarti Hitler merasa lebih dekat dengan Inggris daripada dengan Rusia, bangsa Slavonic yang dipandang rendah. Hitler membiarkan Inggris lolos di Dunkirk supaya Inggris tak kehilangan muka dan lebih bersedia damai dengan Hitler,” tulis Ojong.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















