top of page

Indonesia Mendapatkan Uang dari Penyelundupan

Penyelundupan hasil bumi jadi alternatif mendapatkan dana untuk memenuhi kebutuhan Republik Indonesia. Perjalanan Sutan Sjahrir dan Haji Agus Salim ke markas PBB sebagian dibiayai dari hasil penyelundupan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Foto uang kertas dan uang koin ini dipotret dari meja penyedia jasa tukar uang di Indonesia pada tahun 1947. (Cas Oorthuys/Het Geheugen)

  • 4 Jul 2025
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 15 Mei

DI MASA-masa awal Indonesia merdeka, pemerintah menghadapi kesulitan akibat keterbatasan dana. Pemerintahan bekerja seadanya sehingga tidak mirip dengan pemerintahan yang selayaknya.


“Kami tidak memiliki apa-apa. Tidak ada mesin ketik, alat kantor, pesawat terbang; satu-satunya peralatan radio yang dapat diselamatkan buatan tahun 1935. Kami juga tidak memiliki uang,” kata Sukarno dalam otobiografinya, Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.


Uang Jepang masih dapat ditemukan, tetapi nilainya merosot. Pemerintah Indonesia kemudian mencetak Oeang Republik Indonesia (ORI) di Malang pada 1946. Menurut Sukarno, meski secara teori Indonesia telah memiliki uang sendiri, tetapi mutunya tidak bagus sehingga tidak diterima di luar negeri. “Kami tidak mempunyai apa-apa sebagai penjamin uang kertas itu...,” katanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setalah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Permainan serupa latto-latto pernah digandrungi anak-anak di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Permainan ini kemudian dilarang karena berbahaya.
Permainan serupa latto-latto pernah digandrungi anak-anak di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Permainan ini kemudian dilarang karena berbahaya.
transparant.png
bottom of page