top of page

Intel Liar Kolonel Zulkifli Lubis

Zulkifli Lubis membentuk unit intelijen yang dibenci oleh tentara. Penyelidik Militer Chusus ini kemudian dibubarkan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mayjen TNI Didi Kartasasmita (kanan) dan Letjen TNI Oerip Soemohardjo di Yogyakarta. (Perpusnas RI).

2 Mei 2023
2 menit membaca

PADALARANG 1946. Begitu turun di halaman stasiun kereta api, Mayjen TNI Didi Kartasasmita dan pengawalnya langsung dikepung sejumlah pemuda bersenjata. Mereka merangsek dan menghalang-halangi Panglima Komandemen Jawa Barat itu untuk memasuki stasiun. Diteror seperti itu, alih-alih menjadi keder, kemarahan Didi malah memuncak.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page