top of page

Jenderal Yoga Soegomo dan Pembajakan Pesawat Garuda DC-9 “Woyla”

Bagaimana sikap seorang negosiator pemerintah RI saat menghadapi para pembajak pesawat Garuda Woyla.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Yoga Soegomo. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

  • 6 Apr 2021
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 29 Mar

JARAK antara pesawat Garuda DC-9 “Woyla” dengan pusat pengendalian krisis sekira 2.5 km. Di pusat krisis itulah Jenderal Yoga Soegomo, kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN) yang menjadi negosiator pemerintah menjalin kontak dengan para pembajak. Sejak kedatangannya ke Bangkok, perundingan alot terus berlangsung antara Yoga dengan para pembajak.  


Minggu malam, 30 Maret 1981 pukul 22.30, komunikasi antara Yoga dengan Mahrizal, pimpinan pembajak ditutup untuk sementara. Di luar Bandara Don Mueang, suasana cukup tegang. Ratusan wartawan dari berbagai negara memburu berita pesawat Garuda yang tengah dibajak kelompok itu. Mereka terpaut jarak kurang lebih 300 meter. Dari pinggir jalan raya Vibhavadhi Rangsit yang menghubungkan Bandara Don Mueang dengan kota Bangkok. Semuanya harap-harap cemas dengan bidikan kamera yang terpasang. Sebagian besar dari mereka sudah menebak malapetaka terjadi sebentar lagi: pembajak akan meledakkan pesawat.


Keadaan di pusat krisis lebih dari tegang. Jenderal Yoga memilih bungkam. Dari Jakarta, Pukul 23.00, Pangkopkamtib Laksamana Soedomo mengontak Yoga. Soedomo melempar tanya, kapan jam D operasi militer dilancarkan. Yoga tidak menggubris. “Maaf”, katanya, “Situasi tidak memungkinkan.” Jawaban senada pula yang dikatakan Yoga ketika Panglima ABRI Jenderal M. Jusuf meminta penjelasan serupa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
bg-gray.jpg
Para pengikut Tan Malaka dihadapkan ke pengadilan. Mereka didakwa melakukan penculikan Sutan Sjahrir dan berupaya menggulingkan pemerintahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was born into a prominent noble family. Yet, she chose the path of struggle.
Plastik benda penting dalam konsumerisme modern ini diperkirakan akan menjadi sumber bencana lingkungan di masa depan.
Plastik benda penting dalam konsumerisme modern ini diperkirakan akan menjadi sumber bencana lingkungan di masa depan.
Jadwal laga-laga akbar sepakbola kacau gegara virus corona, sebagaimana yang terjadi seabad silam.
Jadwal laga-laga akbar sepakbola kacau gegara virus corona, sebagaimana yang terjadi seabad silam.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
Usaha memutihkan kulit sudah dilakukan sejak lama. Ada risiko kesehatan yang mengintai.
Usaha memutihkan kulit sudah dilakukan sejak lama. Ada risiko kesehatan yang mengintai.
Ini tentang simbol profesi medis, awal mula apotek, larangan eksperimen bedah hewan, inseminasi buatan, cangkok jantung, dan golongan darah.
Ini tentang simbol profesi medis, awal mula apotek, larangan eksperimen bedah hewan, inseminasi buatan, cangkok jantung, dan golongan darah.
transparant.png
bottom of page