top of page

Tentara Thailand Gebuki Sandera Pembajakan Pesawat Garuda DC-9 “Woyla”

Dikira pembajak, penumpang yang disandera malah kena ringkus. Kisah korban salah tangkap dalam operasi pembebasan sandera pembajakan pesawat Garuda DC-9 "Woyla".

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pasukan militer Kerajaan Thailand mengamat-amati Pesawat Garuda DC-9 "Woyla" yang dibajak sekelompok teroris di Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand. (Bangkok Post, 31 Maret 1981).

  • 20 Jul 2022
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 28 Mar

TIGA teroris ditembak mati. Dalam waktu tiga menit, pasukan antiteror Kopassandha pimpinan Letkol Sintong Panjaitan menyerbu pesawat Garuda DC-9 "Woyla" yang dibajak. Sementara itu, dua pembajak lainnya mencoba kabur di tengah kerumunan penumpang. Bandara Don Mueang pada dini hari 31 Maret 1981 itu dilanda suasana mencekam. 


Jurnalis Hendro Subroto dalam biografi Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando menyebut pembajak bernama Abu Sofyan menyelinap di antara penumpang. Ia berupaya membaur bersama penumpang yang meninggalkan kabin. Tetapi malang baginya, tiga orang mantan sandera menudingnya sebagai pembajak.


Abu Sofyan berlari menjauh dari pesawat untuk menyelamatkan diri. Salah seorang anggota Kopassandha melepaskan tembakan dengan senapan serbu M16A1. Abu Sofyan langsung tersungkur di apron. Ia tewas seketika.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Layar bioskop dihujani lesatan panah dan tombak, desingan pedang dan peluru, serta ledakan bom. Menegangkan.
Layar bioskop dihujani lesatan panah dan tombak, desingan pedang dan peluru, serta ledakan bom. Menegangkan.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Kapan dan Bagaimana asal-usul julukan Tim Garuda? Begini kisahnya.
Kapan dan Bagaimana asal-usul julukan Tim Garuda? Begini kisahnya.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Upaya menciptakan kondisi kerja yang adil gender masih diperjuangkan sampai sekarang.
Upaya menciptakan kondisi kerja yang adil gender masih diperjuangkan sampai sekarang.
transparant.png
bottom of page