top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kata Soeharto: Tak Useh, yee...

Dengan logat Betawi, Soeharto pernah menjawab saran dari seorang jenderal untuk mundur dari kekuasaannya.

21 Mei 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi (Betaria Sarulina/Historia)

Dengan gaya pemerintahan yang otoriter, tidak ada orang yang berani terang-terangan menentang Presiden Soeharto selama Orde Baru berkuasa. Apalagi memintanya untuk mundur dari jabatan presiden. Pemimpin rezim Orde Baru itu baru lengser setelah ditumbangkan lewat gelombang reformasi. Krisis moneter dan desakan rakyat yang berunjuk rasa menjadi cikal bakal keruntuhan Soeharto.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page