top of page

Ke Mana Perginya Pangeran Hendrik di Surabaya?

Di Surabaya Utara, terbentang jalan bernama Jalan Benteng. Sejarah daerah ini terkait Benteng Prins Hendrik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Stasiun Benteng, Surabaya. Bersama Jalan Benteng di dekatnya, dulunya stasiun dan kawasan di sekitarnya merupakan benteng Belanda Prins Hendrik. (Evremonde/Wikimedia Commons).

6 Agu 2025
2 menit membaca

AWAL 1929, Kapten Carel Pieter Brest van Kempen mendapat tugas ke Surabaya. Kapten zeni itu, sebut De Locomotief tanggal 22 Februari 1929, diperintahkan memeriksa Benteng Prins Hendrik atau Pangeran Hendrik.

 

Kapten kelahiran Blitar, Jawa Timur itu tiba di Surabaya pada Sabtu, 16 Februari 1929 bersama satu detasemen zeni (sappers). Dia mesti bekerja cepat sebab pada Rabu, 20 Februari sudah diharuskan membuat penilaian terhadap benteng tua tersebut.

 

Pasukan zeni itu mengagumi konstruksi benteng yang dibangun seabad sebelumnya itu masih terlihat kokoh. Batu bata besar untuk membangun benteng itu dulu harus dikirim jauh-jauh dari Negeri Belanda. Maka terpikir oleh Kapten Brest van Kempen untuk melestarikannya. Sebab, banyak warga Eropa di Surabaya begitu menaruh minat pada sejarah benteng itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
transparant.png
bottom of page