top of page

Keindahan yang Terjaga dari Hutan Tua

Di hutan ini konon Pulau Jawa bermula. Tapi di hutan ini pula sejumlah ajang sport tourism digelar dan jadi perhatian dunia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Taman Nasional Alas Purwo di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi).

3 Apr 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 21 Agu

SIAPAPUN akan takjub bila mengunjungi Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Begitu memasuki pintu gerbang Rowobendo, Anda akan disambut pemandangan rimbunan pohon mahoni di kanan-kiri jalan. Begitu indah. Bak lukisan atau sebuah tempat nun jauh di masa lalu. Tapi ini awal dari perjalanan yang akan mengejutkan Anda.


Alas Purwo punya objek wisata yang terbilang lengkap dan mempesona. Dari pantai pasir putih hingga padang savana. Dari situs sejarah yang menggelitik hingga goa-goa yang beraroma mistik. Anda bisa menunggangi ombak, meneliti hewan liar, dan masih banyak lagi.


Alas Purwo memiliki keanekaragaman hayati dan satwa yang mengagumkan. Pada masa Hindia Belanda, kawasan hutan ini ditetapkan sebagai cagar alam (1920) lalu suaka margasatwa (1936). Statusnya kemudian meningkat jadi taman nasional (1992) dan juga ditetapkan sebagai kawasan lindung nasional (2008).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
<strong></strong>Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Aung San Suu Kyi tidak menyebut etnis Rohingya dalam tulisannya tentang sejarah Arakan. Padahal jejak mereka di Arakan terlacak sejak abad 15.
Aung San Suu Kyi tidak menyebut etnis Rohingya dalam tulisannya tentang sejarah Arakan. Padahal jejak mereka di Arakan terlacak sejak abad 15.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
transparant.png
bottom of page