top of page

Kekerasan pada Anak Tempo Dulu

Mulai dari zaman kolonial hingga era milenial; dari zaman penjajahan hingga Indonesia merdeka menjelang 79 tahun. Anak-anak selalu menempati posisi rentan mengalami perlakuan kekerasan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Anak-anak bersama ibunya di Desa Kerithian di Sumatra Barat di zaman kolonial Hindia Belanda. Sumber: Tropen Museum.

12 Agu 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 23 Jul

ANAK-ANAK semestinya mendapat perlindungan dan perlakuan yang aman dan nyaman baik dari orang tuanya sendiri maupun orang dewasa di sekitarnya. Namun, yang terjadi belakangan ini justru sebaliknya. Berita berseliweran tentang kekerasan pada anak, bahkan ada yang berujung pada kematian. Tentu masih segar dalam ingatan, kasus Dante, bocah berusia enam tahun yang ditenggelamkan di kolam renang hingga tewas oleh Yudha Arfandi, yang tidak lain merupakan kekasih dari selebgram Tamara Tyasmara, ibunda Dante.


Belum lama ini, pemilik tempat penitipan anak (daycare) Wensen School di Cimanggis, Depok bernama Meita Irianty harus berurusan dengan hukum karena menganiaya anak di penitipannya. Dalam rekaman CCTV, Meita terlihat memukul, menginjak bayi berusia sembilan bulan hingga mengalami dislokasi kaki. Dia juga kedapatan menganiaya anak berusia tiga tahun.


Yang terbaru, tempat penitipan anak Early Step Daycare di Pekanbaru juga melakukan kekerasan pada anak titipannya. Inipun sama parahnya. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang pengasuh yang juga pemilik penitipan melakban kaki anak balita. Selain dilakban, anak dalam penitipan juga tidak diberi makan dan minum dengan alasan supaya tidak buang air besar maupun kecil. Entah apa isi otak manusia-manusia begini sehingga memperlakukan anak-anak sedemikian sadis.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Kartu Lebaran bukan hanya sarana mengucapkan selamat Idulfitri, tetapi juga pernah bermuatan politis.
Kartu Lebaran bukan hanya sarana mengucapkan selamat Idulfitri, tetapi juga pernah bermuatan politis.
Sepakbola Vietnam bermula dari para kolonialis Prancis. Butuh waktu lama bereinkarnasi dari abu imbas serangkaian konflik.
Sepakbola Vietnam bermula dari para kolonialis Prancis. Butuh waktu lama bereinkarnasi dari abu imbas serangkaian konflik.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Sultan perempuan naik takhta untuk menggantikan pemerintahan raja yang kejam, namun mendapat perlawanan.
Sultan perempuan naik takhta untuk menggantikan pemerintahan raja yang kejam, namun mendapat perlawanan.
Saat masih aktif, kapal ini kalah duel dan tenggelam di Selat Sunda. Setelah menjadi bangkai, besi-besinya dicuri. Replikanya di Museum Bahari, hangus dilalap api.
Saat masih aktif, kapal ini kalah duel dan tenggelam di Selat Sunda. Setelah menjadi bangkai, besi-besinya dicuri. Replikanya di Museum Bahari, hangus dilalap api.
transparant.png
bottom of page