top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Keluarga Revolusioner

Ho Chi Minh tumbuh di basis kaum pergerakan. Ayahnya seorang revolusioner yang melawan penguasa kolonial Prancis.

7 Jun 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Nguyen Sinh Sac, ayah Ho Chi Minh. (Repro Pierre Brocheux, Ho Chi Minh A Biography).

  • 8 Jun 2025
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

PADA awal 1908, keresahan melanda para petani. Mereka menyuarakan ketidakpuasan atas kenaikan pajak, kewajiban kerja rodi, dan korupsi di kalangan pemerintah. Demonstrasi kerap terjadi. Pada minggu pertama Mei, para petani di desa pinggiran Cong Luong berdemonstrasi menolak pajak yang tinggi. Ketika pejabat mandarin setempat datang dengan pasukan, kerusuhan pecah. Pejabat itu ditangkap dan sehari kemudian dibawa ke ibukota, Hue, di mana mereka berkumpul di depan kantor resident superieur Prancis sembari menyuarakan tuntutan mereka.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page