top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Ketika Partai Belajar Sejarah

Terinspirasi Partai Komunis Uni Soviet, Tiongkok, dan Prancis, PKI membentuk Lembaga Sejarah. Sandaran otokritik, perumusan kebijakan, serta indoktrinasi kader partai.

15 Okt 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Poster peringatan 45 tahun PKI. (Perpusnas RI).

  • 16 Okt 2025
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

SEJAK didera hernia nukleus pulposus alias syaraf terjepit setahun lalu, Sumaun Utomo banyak menghabiskan waktunya untuk berobat. Dua kali dalam seminggu, lelaki 92 tahun itu harus bolak-balik periksa ke dokter. Agar tak terlampau lama menunggu, dia yang ditemani asisten rumah tangga, harus berangkat pagi-pagi ke rumah sakit untuk mendapat nomor antrean awal. Syaraf terjepit membuat aktivitasnya terganggu. Untuk berjalan kaki, bekas anggota Lembaga Sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) itu, kini harus bertopang tongkat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page