top of page

Kisah Bintang Mahaputra untuk Yuri Gagarin

Penyematan tanda jasa itu semula ditujukan bagi Perdana Menteri Uni Soviet. Karena merasa jasanya belum banyak, ia pun menolak.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Sukarno bergandengan bersama Perdana Menteri Uni Soviet Nikita Khrushchev (2), Presiden Uni Soviet Leonid Brezhnev (4), dan Yuri Gagarin (1), kosmonot legendaris Uni Soviet. (RIA Novosti.)

19 Mar 2021
3 menit membaca

Diperbarui: 9 Mar

Yuri Alekseyevich Gagarin adalah manusia bumi pertama yang mencapai luar angkasa. Pada 12 April 1961, kosmonot Uni Soviet itu berangkat ke luar angkasa menggunakan pesawat antariksa Vostok-1. Penerbangan itu berjalan dengan sukses. Selama 108 menit, Gagarin mengitari orbit bumi.  


Keberhasilan Gagarin terbang ke luar angkasa memukau seluruh dunia. Begitu mendarat kembali ke bumi, dia disambut bagaikan pahlawan umat manusia. Berbagai suratkabat dari berbagai negara kemudian memberitakan sosok Yuri Gagarin. Pemberitaan itu sampai pula ke Indonesia dan turut memantik apresiasi Presiden Sukarno.


Pada Juni 1961, Bung Karno bahkan menganugerahi tanda jasa Bintang Mahaputra kepada Gagarin. Penghargaan prestisius itu makin mempererat hubungan Indonesia dengan Uni Soviet. Namun, terselip drama unik yang mengiringi kisah penyematan Bintang Mahaputra bagi Gagarin.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page