top of page

Kucing-kucingan Orang Ambon dengan Tentara Jepang

Organisasi jaga malam jadi kedok gerakan bawah tanah pimpinan Nono Tanasale. Lantaran aksi pemuda Ambon itu meresahkan Jepang, banyak orang Ambon lain disiksa sampai ada yang meninggal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

J.D. de Fretes, aktivis pergerakan Ambon yang menjadi kawan akrab Nono Tanasale. (Repro Kebenaran Melebihi Persahabatan).

  • 21 Agu 2025
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 21 Mar

AUGUST Isaac Tanasale alias Nono Tanasale tak tinggal diam di zaman Jepang. Dia memilih ambil risiko daripada menderita apalagi mati konyol meskipun risikonya bisa kehilangan nyawa.

 

Bukan tanpa alasan Nono mengambil sikap. Sebab, kehidupan orang Ambon sangat sulit di zaman pendudukan Jepang. Mereka dicap dekat pemerintah Hindia Belanda. Padahal, di kalangan orang Ambon sendiri jelas ada perbedaan. Ada yang di zaman Hindia Belanda ikut pergerakan nasional seperti Mr. Johannes Latuharhary, AM Sangadji, Alexander Jacob Patty atau Johannes Leimena; ada pula yang setia kepada Belanda meski di zaman pendudukan Jepang.

 

Akibat sikapnya itu, Nono suatu kali tertangkap oleh tentara Jepang dan dibawa ke markas polisi militer Jepang (Kempeitai) di daerah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Terdapat markas Kempeitai Kaigun (polisi militer angkatan laut Kekaisaran Jepang) di sana.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
transparant.png
bottom of page