top of page

Layar Lebar Chadwick Boseman

Separuh hidupnya untuk dunia peran. Dua kali memerankan biopik legenda kulit hitam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Chadwick Aaron Boseman yang tenar memerankan Raja T'Challa alias Black Panther. (Marvel Studios).

29 Agu 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 28 Agu

TAK hanya “Wakanda”, para penggemar Marvel di segala penjuru bumi diguncang kedukaan dengan wafatnya Chadwick Aaron Boseman. Sang Raja T’Challa alias Black Panther itu mengembuskan nafas terakhir pada Jumat, 28 Agustus 2020, di usia 43 tahun karena kanker usus besar.


Boseman yang kondang dengan peran itu di film-film franchise MCU, Captain America: Civil War (2013), Black Panther (2018), Avengers: Infinity War (2018), dan Avengers: Endgame (2019) sudah masuk dunia “showbiz” sejak 2003 lewat serial televisi Third Watch.


Seni peran sudah jadi minat sosok kelahiran Anderson, 29 November 1976 itu sejak sekolah di SMA T.L. Hanna pada 1995. Dia mengawalinya sebagai sutradara teater sekolahnya. Selepas lulus pun Boseman mengejar pendidikan tinggi di bidang yang sesuai minatnya, sinematografi, di Universitas Howard, Washington DC dan kemudian turut dalam Program Mid-Semester Musim Panas Oxford di British American Drama Academy.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page