- 4 Jan 2022
- 8 menit membaca
Diperbarui: 18 Jul
OHIO, Amerika Serikat di suatu malam tahun 1995. Rutinitas makan malam Natasha Romanoff kecil (diperankan Ever Anderson) dan adiknya, Yelena Belova (Violet McGraw), yang biasanya tenang mendadak berubah jadi kepanikan. Tak lama setelah ayahnya, Alexei Shostakov (David Harbour), pulang, kedua gadis kecil itu diajak bergegas meninggalkan rumah oleh ibunya, Melina Vostokoff (Rachel Weisz).
Keberadaan Alexei dan Melina sebagai mata-mata Rusia telah diendus pemerintah Amerika dan agensi S.H.I.E.L.D (Strategic Homeland Intervention, Enforcement, and Logistic Division). Setelah menghindari kejaran secara heroik, mereka sukses meloloskan diri sampai ke Kuba.
Di situlah Natasha baru tersadar akan banyak hal yang sebelumnya ganjil baginya. Alexei dan Melina bukanlah ayah dan ibu kandung mereka, melainkan dua agen Red Room yang dipimpin Jenderal Dreykov (Ray Winstone). Selama tiga tahun berperan sebagai “pasutri” dengan Natasha dan Yelena sebagai anak angkat, penyamaran Alexei dan Melina hanya untuk memata-matai dan mencuri sebuah teknologi dari S.H.I.E.L.D. Sejak tiba di Kuba, keempatnya terpisah dalam waktu sangat lama.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















