- 19 Sep 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 18 Jul
BELUM juga tayang, film Captain America: Brave New World yang dijadwalkan rilis tahun depan sudah menuai kritik dari kalangan pro-Palestina maupun pro-Israel sejak tahun lalu. Perkaranya gegara kemunculan karakter Ruth Bat-Seraph alias Sabra, superhero Israel.
Captain America: Brave New World yang rencananya dirilis pada 14 Februari 2025 itu digarap sineas Julius Onah sebagai film ke-35 dari semesta Marvel Cinematic Universe (MCU) sekaligus sekuel bagi miniseri televisi The Falcon and the Winter Soldier (2021). Mengisahkan Sam Wilson alias The Falcon (diperankan Anthony Mackie) yang melanjutkan tongkat estafet sebagai Captain America sepeninggal Steve Rogers (diperankan Chris Evans) sejak Avengers: Endgame (2019).
Captain America: Brave New World turut memunculkan karakter Sabra yang punya alter ego Ruth Bat-Seraph. Karakternya pun dimainkan aktris asal Israel, Shira Haas. Sejak kemunculan pertamanya di komik Marvel pada 44 tahun lampau, Ruth Bat-Seraph alias Sabra punya latar belakang sesosok mutan yang jadi agen intelijen Israel, Mossad. Nama Sabra diambil dari nama sebuah tanaman kaktus pir berduri yang juga bermakna ganda merujuk pada sebutan orang Yahudi kelahiran tanah Palestina.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















