top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Melawan Belanda dengan Berenang di Kolam Renang Manggarai

Belanda melarang pribumi dan anjing masuk kolam renang Manggarai. Tokoh olahraga Indonesia, M.F. Siregar melawan dengan mendobrak dan mengadakan lomba renang.

21 Okt 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Kolam renang Manggarai, Jakarta, tahun 1946/1947. (C.J. Taillie/Wereldmuseum Amsterdam).

Diperbarui: 9 Jan

MELAWAN Belanda bisa tanpa senjata. Itulah yang dilakukan Mangombar Ferdinand Siregar, tokoh olahraga Indonesia, yang sejak kecil suka olahraga renang. Sepulang sekolah, ia dan teman-temannya dari kawasan Menteng Pulo biasa “balap renang” di kali Banjir Kanal atau Kali Keroncong, Manggarai, Jakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page