top of page

Membincang Ulang Polemik Gunung Padang

Sejumlah tanda tanya masih menyelimuti situs Gunung Padang. Para arkeolog menyebutnya sebagai situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Situs kuno zaman megalitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Wikimedia Commons).

11 Feb 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 22 Des 2025

SETELAH terhenti pada 2014, penelitian lanjutan tentang situs kuno Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat digulirkan kembali. Bila perlu, pemerintah berkolaborasi dengan banyak lembaga penelitian, para ahli, termasuk dari luar negeri untuk meriset ke situs megalitikum Gunung Padang. Wacana ini dilontarkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page