- Randy Wirayudha

- 12 Des 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 2 Jan
TIDAK hanya poster-poster Presiden Bashar al-Assad yang dilenyapkan dari berbagai kota di Suriah seiring jatuhnya ibukota Damaskus ke tangan koalisi oposisi pada Minggu (8/12/2024), patung-patung ayahnya pun, Hafez al-Assad, turut dihancurkan massa dari Damaskus hingga Hama. Kota yang terakhir ini punya sejarah getir di mana tangan Rezim Assad berlumuran darah puluhan ribu korban pembantaian empat dasawarsa silam.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












