top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Pembantaian di Atas Awan

Tragedi berdarah penaklukan Moro oleh serdadu Amerika. Sastrawan Mark Twain mengecamnya sebagai pembantaian yang tak patut dirayakan.

4 Mar 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte saat mengungkit dokumentasi foto Pembantaian Kawah Moro pada 2016. (pco.gov.ph).

Diperbarui: 29 Des 2025

FAJAR belum menyingsing pagi 5 Maret 1905 itu ketika 68 awak Artileri Medan ke-28 selesai menyiapkan empat meriam gunung Vickers-Maxim kaliber 2,95 inci (75 mm) di jalur bukit timur Gunung Bud Dajo. Tak lama kemudian, Kapten Edward Fenton McGlachlin Jr. memberi aba-aba. Keempat moncong meriam itu pun memuntahkan peluru-pelurunya ke kawah Bud Dajo sebagai penanda dimulainya Pertempuran Bud Dajo I. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page