top of page

Menata Gas Kota

Pembangunan jaringan gas kota telah dilakukan sejak zaman kolonial. Sempat kehilangan pamor karena kehadiran tabung LPG, jaringan gas untuk rumah tangga kembali dilirik sebagai sumber energi alternatif.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Penampakan area Nederlandsch-Indische Gas-Maatschappij (NIGM) di Bandung, 1923. (KITLV).

3 Nov 2025
8 menit membaca

Diperbarui: 3 Agu

DI dapurnya yang mungil, Ita Mutia sibuk memasak. Aroma bawang dan berbagai bahan makanan menguar memenuhi ruangan. Setelah rampung, ia mematikan kompor gas yang terhubung sebuah pipa panjang di dinding. Dari pipa itulah mengalir gas untuk memasak.


“Sudah sejak tahun 2015 saya menggunakan jaringan gas ini. Sampai sekarang masih pakai,” kata Ita Mutia (60 tahun) kepada Historia.ID. “Kita bisa pakai gas kapan saja dan berapa saja tanpa harus mikir kalau habis bagaimana.”


Ita menjelaskan, pipa yang menyalurkan gas dari pusat ditanam di bawah tanah, sementara di bagian rumah, pipa-pipa itu dipasang di sejumlah dinding menuju lokasi kompor. Harga pemasangan pipa awal menghabiskan biaya sekitar Rp5 juta. Jumlah ini disesuaikan panjang pipa gas yang akan dipasang ke arah dapur. Semakin panjang pipa yang dibutuhkan semakin mahal biayanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page