- 3 Nov 2025
- 8 menit membaca
Diperbarui: 3 Agu
DI dapurnya yang mungil, Ita Mutia sibuk memasak. Aroma bawang dan berbagai bahan makanan menguar memenuhi ruangan. Setelah rampung, ia mematikan kompor gas yang terhubung sebuah pipa panjang di dinding. Dari pipa itulah mengalir gas untuk memasak.
“Sudah sejak tahun 2015 saya menggunakan jaringan gas ini. Sampai sekarang masih pakai,” kata Ita Mutia (60 tahun) kepada Historia.ID. “Kita bisa pakai gas kapan saja dan berapa saja tanpa harus mikir kalau habis bagaimana.”
Ita menjelaskan, pipa yang menyalurkan gas dari pusat ditanam di bawah tanah, sementara di bagian rumah, pipa-pipa itu dipasang di sejumlah dinding menuju lokasi kompor. Harga pemasangan pipa awal menghabiskan biaya sekitar Rp5 juta. Jumlah ini disesuaikan panjang pipa gas yang akan dipasang ke arah dapur. Semakin panjang pipa yang dibutuhkan semakin mahal biayanya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















