- Randy Wirayudha

- 6 Nov 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 7 Jan
KOTA Bandung yang sejuk memang begitu kondusif jadi destinasi pelesiran sejak masa kolonial. Tapi di balik semua pesona yang dimilikinya itu, kota berjuluk “Kota Kembang” atau “Parijs van Java” yang juga kota pendidikan itu berangsur-angsur jadi kota pergerakan kebangsaan Indonesia. Hampir semua tokoh pergerakan dan organisasi yang bernafaskan nasionalisme baik sebelum maupun sesudah berdirinya Boedi Oetomo di School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) Batavia (kini Jakarta) pada 20 Mei 1908 lahir di kota ini.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












