top of page

Menghidupkan Kembali Spirit Patrice Lumumba

Suporter Kongo viral menirukan sosok Patrice Lumumba. Sukarno mengabadikan pahlawan kemerdekaan Kongo itu jadi nama jalan sebagai bentuk solidaritas pasca pembunuhannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suporter Kongo, Michel Nkuka Mbolandinga alias "Lumumba Vae" (X@CAF_Online)

14 Jan
4 menit membaca

Diperbarui: 18 Mar

ADA yang tak biasa dalam gelaran Piala Afrika 2025 di Maroko yang berlangsung 21 Desember 2025–18 Januari 2026. Setiap tim Kongo bermain, di tengah-tengah euforia dan tabuhan genderang suporter di tribun stadion, berdiri dengan tenang dan tak bergerak hampir 90 menit dengan mengangkat tangan. Ya, “Patrice Lumumba” hadir menyemangati dan memberi spirit kepada timnas Kongo di lapangan.


Tentu ia bukan sosok asli Bapak Pendiri Republik Demokratik Kongo itu. Ia dikenal para suporter Kongo sebagai Lumumba Vae. Nama aslinya Michel Nkuka Mboladinga. Pria berusia 49 tahun itu sudah melakukan pose Lumumba sejak 2013 meski baru viral belakangan pada Piala Afrika 2025.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page