- Randy Wirayudha

- 23 Jun 2023
- 8 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
AGENDA wisata ekstrem ekspedisi selam ke bangkai kapal pesiar RMS Titanic di 435 mil lepas pantai St. John, Newfoundland, Kanada, berujung bencana. Lima orang di dalam kapal selam ekspedisi Titan justru ikut hilang sebagaimana para korban tragedi Titanic 111 tahun silam.
Wahana ekspedisi Titan milik perusahaan riset dan ekspedisi OceanGate itu menyelam pada Minggu (18/6/2023) pukul 1 siang dengan membawa lima orang. Selain CEO OceanGate Stockton Rush, di dalamnya ada veteran Angkatan Laut (AL) Prancis Paul-Henri Nargeolet, konglomerat Inggris Hamish Harding, serta pebisnis Pakistan Shahzada Dawood dan putranya Suleman Dawood.
Namun ketika sudah memasuki pukul 2.45 siang, Titan yang berukuran 22 kaki (6,7 meter) itu dilaporkan hilang kontak. Sementara perhitungan suplai oksigen di wahana itu dilaporkan hanya cukup sampai 96 jam.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












