- 27 Nov 2021
- 7 menit membaca
Diperbarui: 17 Feb
SUATU hari di tahun 1930. Sepasang bola mata Zainuddin (diperankan Herjunot Ali) dimanjakan keindahan alam Dusun Batipuh, Padang yang diapit Gunung Marapi dan Singgalang. Ia sengaja mendatanginya dengan menyeberangi lautan dari Makassar untuk menengok kampung halaman mendiang ayahnya. Selain itu, ia juga ingin belajar ilmu agama. Ia ditampung di rumah kerabat, Mande Jamilah (Jajang C. Noer).
Sewaktu melihat kesibukan penduduk desa yang bertani di sawah-sawah berjenjang ataupun beternak bebek dan kerbau, pandangan pemuda rupawan itu tetiba “terganggu” oleh sesosok kembang desa berkerudung pink yang kecantikannya melebihi panorama alam di sekitarnya, Hayati (Pevita Pearce). Benih cinta pada pandangan pertama kepada si jelita di atas sebuah kereta kuda itu pun muncul di sanubari Zainuddin.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.











