top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Putu Oka Sukanta Menjadi Manusia Lagi

Putu Oka Sukanta ditangkap, dibui, dilecehkan harkat dan martabatnya, tetapi ia tak menyerah dan tak ingin membunuh satu karakter kehidupan.

8 Apr 2010

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Lukisan Putu Oka Sukanta karya Reiner Lesprenger.

  • 9 Apr 2010
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 9 Des 2025

PUTU Oka Sukanta mengenang dirinya sebagai anak dari keluarga petani dan menulis sajak sejak usia 16 tahun. Ia kelahiran Singaraja, Bali, pada 29 Juli 1939. Lingkungan dari kelas petani ini mempengaruhi tema-tema awal sajaknya. Dia suka menulis karena suka baca koran. Lucunya, sebelum dia masuk Lekra, seorang penyair Bali pernah bilang bahwa puisi-puisi Putu pasti dianggap karya seorang penyair Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), organisasi yang selalu dikaitkan dengan Partai Komunis Indonesia. “Sudah, pokoknya kamu Lekra,” katanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Busung Lapar di Tanah Subur

Busung Lapar di Tanah Subur

Banyumas salah satu daerah lumbung padi bagi Jawa Tengah. Musibah banjir dan penyakit malaria sebabkan kelaparan di wilayah tersebut. Masalah ini menjadi perhatian anggota DPR.
Penjaga Alexandria yang Menolak Tunduk pada Napoleon

Penjaga Alexandria yang Menolak Tunduk pada Napoleon

Setelah Jawa dalam genggaman, Napoleon merebut Alexandria di Mesir. Gubernurnya yang menolak tunduk dihadapkan ke regu tembak.
Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja getol ikut memperjuangkan agar buruh bisa berlebaran dengan ceria seperti sekarang.
Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Serangan AS ke sekolah Iran akibat kesalahan data intelijen. Hal fatal serupa pernah terjadi di Vietnam yang berujung pembantaian.
When Telenovela Stars Visited Indonesia

When Telenovela Stars Visited Indonesia

Several telenovela lead actors made a visit to Indonesia. They were welcomed by thousands of fans and left with unforgettable memories.
bottom of page