top of page

Nabi Muhammad Perangi Pengkhianat

Karena melanggar Piagam Madinah dan bersekongkol dengan musuh, suku Yahudi Quraizah diserang pasukan Nabi Muhammad.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 2 Apr 2015
  • 2 menit membaca

Gagal menaklukkan Madinah dan umat Islam yang dimulai pada 31 Maret 627, pasukan Abu Sufyan, pemimpin suku Quraisy di Mekah, menarik diri dari pengepungan berlarut-larut, yang menandakan kemenangan umat Islam di Madinah. Umat Islam kemudian mengalihkan perhatiannya kepada suku Quraizah.


Suku Quraizah adalah satu dari tiga suku Yahudi yang menetap di Madinah, sebelum kedatangan umat Islam yang mengungsi dari Mekah. Yang lainnya adalah suku Nadir dan Qainuqa. Nabi Muhammad meneken Piagam Madinah tahun 622 untuk mengikat beragam komunitas di Madinah, termasuk Yahudi, agar hidup berdampingan di Madinah. Namun ketika suku Nadir dan Qainuqa mengkhianati perjanjian itu, mereka pun diusir dari Madinah. Keduanya kemudian bergabung dengan pasukan Abu Sufyan.


Pada Perang Parit, suku Quraizah berniat memberontak dengan menyerang umat Islam dari dalam. Namun Muhammad berhasil menggagalkan persekongkolan mereka dengan pasukan penyerang.


“Orang-orang Islam secepatnya memobilisasi dan menyerang pertahanan orang-orang Yahudi itu. Suku Quraizah menahan serangan, yang dipimpin oleh Ali, selama 25 hari. Sampai akhirnya mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa menang dan meminta untuk bernegosiasi,” tulis Yahiya Emerick dalam Critical Lives: Muhammad.


Buku-buku yang ditulis penulis Barat menyebutkan bahwa Nabi Muhammad kemudian memerintahkan mengeksekusi mati sekitar 600-900 laki-laki Quraizah karena telah melanggar Piagam Madinah dan bersekongkol dengan musuh. Peristiwa ini kemudian menjadi perdebatan di antara sejarawan Islam di masa modern.


Philip K. Hitti agaknya memilih moderat dengan menyebut 600 orang Quraizah tewas akibat diserang. “Setelah pengepungan berakhir, Muhammad menyerang orang-orang Yahudi karena ‘bersekongkol dengan pasukan penyerang’ yang mengakibatkan terbunuhnya 600 orang suku utama Yahudi, Banu Quraizah, dan sisanya yang masih hidup, diusir dari Madinah,” tulisnya dalam History of the Arabs.


Setelah kemenangan di Perang Parit, Madinah menjadi basis umat Islam. Nabi Muhammad kemudian menundukkan suku-suku Arab yang masih menyembah berhala tanpa bisa dihalangi oleh Mekah.


“Pasukan Muslim hampir selalu menang dalam serangan-serangan tersebut, dan suku-suku Arab yang kalah menerima otoritas Muhammad. Suku-suku lain, mendengar kekuatan Muhammad yang kian besar, berdatangan ke Madinah dengan sendirinya untuk menjalin aliansi dan bersumpah untuk mengikuti sang nabi,” tulis Gabriel Said Reynolds dalam The Emergence of Islam: Classical Traditions in Contemporary Perspective.


Pada periode Madinah ini, tulis Philip K. Hitti, Arabisasi atau nasionalisasi Islam dilakukan. “Nabi baru itu memutuskan ketersambungan Islam dengan agama Yahudi dan Kristen: Jumat menggantikan Sabat (Sabtu, red.), azan menggantikan suara terompet dan gong, Ramadan ditetapkan sebagai bulan puasa, kiblat (arah salat) dipindahkan dari Yerusalem ke Mekah, ibadah hajike Ka’bah dibakukan dan mencium Batu Hitam –ritual pra-Islam– ditetapkan sebagai ritual Islam.”

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Banyumas is one of Central Java’s rice-producing regions. However, floods and malaria caused famine in the area. This issue caught the attention of a member of the House of Representatives.
bg-gray.jpg
Percobaan bom nuklir-hidrogen oleh Amerika Serikat di Kepualaun Eniwetok di Pasifik merisaukan seorang anggota DPR. Mendorong pemerintah galang sikap penolakan di pentas internasional.
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
Lomba asah-otak layaknya cerdas cermat mulanya untuk para serdadu Perang Dunia II. Radio hingga televisi lantas mengadaptasinya untuk pelajar.
Lomba asah-otak layaknya cerdas cermat mulanya untuk para serdadu Perang Dunia II. Radio hingga televisi lantas mengadaptasinya untuk pelajar.
Pernah mendirikan band The Steps yang sohor di akhir 1960-an, Tinton Soeprapto justru meninggalkan dunia musik dan kembali ke dunia otomotif.
Pernah mendirikan band The Steps yang sohor di akhir 1960-an, Tinton Soeprapto justru meninggalkan dunia musik dan kembali ke dunia otomotif.
Peristiwa ini berawal dari ketegangan yang dipicu oleh kecemburuan sosial dan tekanan ekonomi. Aksi kekerasan, penjarahan, dan pembakaran meninggalkan luka sosial yang mendalam.
Peristiwa ini berawal dari ketegangan yang dipicu oleh kecemburuan sosial dan tekanan ekonomi. Aksi kekerasan, penjarahan, dan pembakaran meninggalkan luka sosial yang mendalam.
Horison lahir dari stabilitas politik rezim Orde Baru. Majalah sastra berpengaruh ini bertahan selama enam dekade.
Horison lahir dari stabilitas politik rezim Orde Baru. Majalah sastra berpengaruh ini bertahan selama enam dekade.
Dari tuntutan jam kerja hingga perlindungan pekerja. Perjuangan buruh mengalami perubahan, namun tujuannya tetap satu: keadilan.
Dari tuntutan jam kerja hingga perlindungan pekerja. Perjuangan buruh mengalami perubahan, namun tujuannya tetap satu: keadilan.
Berawal dari ahli psikologi ingin mengamati kehidupan narapidana di penjara. Eksperimen ini menjadi eksperimen paling terkenal dan kontroversial.
Berawal dari ahli psikologi ingin mengamati kehidupan narapidana di penjara. Eksperimen ini menjadi eksperimen paling terkenal dan kontroversial.
transparant.png
bottom of page