top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Napoleon Ikut Perang Banjar

Di Makassar Napoleon masuk tentara kolonial Belanda, di Amuntai dia berjaya, dan di Yogyakarta diturunkan pangkatnya.

15 Agu 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Perang Banjar menjadi salah satu operasi militer yang diikuti Napoleon Fredrick Thierbach selama menjadi tentara kolonial. (W.A. van Rees/Wikimedia Commons).

  • 15 Agu 2025
  • 3 menit membaca

PERKAWINAN antar-bangsa bukan hal baru di negeri ini. Setidaknya sudah empat abad laki-laki Eropa mengawini perempuan pribumi. Seperti yang dilakukan Johan Fredrick Thierbach dan Ketjiel. Alhasil mereka punya anak yang umum disebut sebagai “Sinyo” jika laki-laki dan “Noni” jika perempuan.

 

Johan menamai anak laki-lakinya yang lahir di Semarang pada 24 Oktober 1841 dengan Napoleon Fredrick Thierbach. Sinyo bernama Napoleon ini hidup di zaman pemerintah kolonial Hindia Belanda menghadapi banyak peperangan di wilayahnya yang sekarang disebut Indonesia. Maka, serdadu adalah pekerjaan yang sangat lowong bagi mereka yang butuh uang.

 

Sinyo Napoleon pun mengambil jalan bedil itu untuk penghidupannya sekaligus ikut menegakkan Hindia Belanda. Stamboek militernya mencatat, dia mendaftar militer di Makassar ketika usianya masih belasan tahun. Pada usia 17 tahun dia menjadi relawan dalam tentara kolonial Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL), di Batalyon Infanteri ke-7 di Makassar. Tinggi badannya ketika mendaftar 1,634 meter.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja getol ikut memperjuangkan agar buruh bisa berlebaran dengan ceria seperti sekarang.
Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Serangan AS ke sekolah Iran akibat kesalahan data intelijen. Hal fatal serupa pernah terjadi di Vietnam yang berujung pembantaian.
When Telenovela Stars Visited Indonesia

When Telenovela Stars Visited Indonesia

Several telenovela lead actors made a visit to Indonesia. They were welcomed by thousands of fans and left with unforgettable memories.
Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
The Bitter Life of Sutan Sjahrir

The Bitter Life of Sutan Sjahrir

Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.
bottom of page