top of page

Pamer Kekayaan di Rumah Indische Woonhuis

Rumah berpilar ala bangunan klasik. Serambi luas untuk dansa-dansi dan main kartu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Rumah berlanggam Indische Imperial Style atau Indische Woonhuis di Magelang, Jawa Tengah, pada 1900. (geheugenvannederland.nl).

26 Jun 2019
4 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

BATAVIA mempunyai pusat kota baru pada awal abad ke-19. Wilayah itu berada di selatan pusat kota lama dan berjarak sekira 10 kilometer. Orang Eropa menyebut pusat kota baru sebagai Weltevreden atau wilayah yang memuaskan hati. Sekeliling Weltevreden masih berupa kebun-kebun asri. Di rimbunan kebun itulah mereka mendirikan bangunan secara lebih cermat dan sesuai dengan teknologi dan ketersediaan bahan setempat.


Situasi pusat kota baru banyak berlainan dengan pusat kota lama. Udara di sini lebih bersih ketimbang di pusat kota lama. Bangunan pun lebih nyaman dihuni karena langgamnya telah mengadopsi iklim setempat.


Adaptasi terhadap iklim setempat tampak pada luasnya beranda depan dan belakang. “Merupakan penyesuaian dengan iklim tropis lembab, yang menyukai adanya cross ventilation yang baik,” catat Handinoto dalam “Indische Empire Style: Gaya Arsitektur Tempo Doeloe yang Sekarang Sudah Mulai Punah,” termuat di Dimensi 20/Ars, Desember 1994.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page